Kreasi Susu Kedelai menjadi Es krim
Es
krim? siapa sih yang tidak tahu tentang es krim? dan sepertinya tidak ada yang
tidak menyukai kudapan ini. Rasa yang nikmat dan yummy bisa membangkitkan mood
membuatnya sangat digemari di seluruh dunia, siapapun tidak akan menolaknya
jika diberi semangkuk es krim. Es krim biasanya berbahan dasar susu sapi, tapi
kali ini es krim yang di buat berbahan dasar susu kedelai. Bagaimana rasanya?Susu sapi yang menjadi bahan utama dalam pembuatan es krim digantikan dengan susu kedelai. Proses pembuatannya masih tetap sama hanya bahan utamanya saja yang berbeda. Tekstur es krimnya sendiri cukup lembut tidak jauh berbeda dengan es krim pada aumumnya yang terbuat dari susu sapi, tapi yang membedakan adalah aroma dan rasa kedelainya masih cukup terasa. Selain itu, es krim kedelai ini cocok buat mereka yang alergi susu sapi terutama anak-anak, juga buat mereka yang harus berdiet lemak. Bisa tetap makan es krim, tapi tetap sehat.
Bahan Pembuat Es Krim
Dalam pembuatan es krim, ada lima komponen penyusun es krim: Krim, Skim,
Air, Gula dan Stabilizer. Es krim dapat dibedakan komposisi dan kandungannya.
Komponen terpenting dari es krim adalah lemak susu dan susu skim. Kadar air
dalam es krim antara 60%-62%, jika air terlalu banyak maka es krim menjadi
kasar, jika air terlalu sedikit maka es krim akan menjadi terlalu padat. Untuk
bisa creamy, 60%-62% itu sudah ukuran yang teruji. Dengan demikian maka kadar
bahan kering adalah 38%-40%.
Lemak, bisa dikatakan sebagai bahan baku es krim. Fungsinya
untuk membuat tekstur halus, berkontribusi dengan rasa serta memberi efek
sinergis pada tambahan flavor yang digunakan. Disamping itu, penggunaan lemak
akan memperindah penampilan.
Saat ini, lemak yang berasal dari susu dapat
digantikan dengan lemak yang berasal dari tanaman, misalnya dari kelapa,
palawija atau pun lemak yang diperoleh dari kedelai. Bukan es krim namanya jika
tak manis. Maka gula juga merupakan komponen utama yang berfungsi sebagai
pemanis sekaligus pembentuk tekstur es krim yang halus dan lembut serta
berfungsi untuk meningkatkan kekentalan. Jenis gula yang sering dipakai adalah
sukrosa.
Padatan non lemak (susu skim) merupakan sumber
protein yang dibutuhkan sebagai pengikat air dan emulsifikasi. Tepung whey
merupakan salah satu alternative yang digunakan untuk mengurangi penggunaan
susu skim. Tentunya pertimbangan ini akan berdampak pada biaya.
Bahan lain yang turut menyusun es krim pengemulsi
dan penstabil. Bahan penstabil berfungsi menjaga air di dalam es krim agar
tidak membeku benar dan mengurangi kristalisasi es. Bahan pengemulsi
dipakai untuk memperbaiki tekstur es krim yang merupakan campuran air dan
lemak. Bahan penstabil yang umum digunakan adalah pembuatan es krim dan frozen
dessert lainnya adalah CMC (carboxymethyl cellulose), gelatin, naalginat,
karagenan, gum arab, dan pectin.
Berikut ini cara pembuatan es krim dari susu
kedelai:
- 1 liter susu kedelai
- 250 g gula pasir
- 5 kuning telur
- 15 g tepung maizena
- 250 g stroberi, haluskan
Cara Membuat:
- Masak susu kedelai sambil diaduk hingga hangat.
- Kocok gula dan kuning telur sampai kental, masukkan tepung maizena, aduk rata.
- Tuang beberapa sendok susu kedelai hangat kedalamnya lalu masukkan campuran ini kedalam rebusan susu. Masak sampai mendidih lalu masukkan stroberi. Angkat dan dinginkan.
- Masukkan dalam freezer selama 2 jam, keluarkan, lalu mikser sampai hancur. Ulangi beberapa kali.
(Sumber gambar: http://www.tabloid-nakita.com/photo/09468menu03.jpg)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar