PEMBANGUNAN MANUSIA MELALUI KOPDIT
Pembangunan adalah suatu proses perubahan dari suatu kondisi ke kondisi yang lain agar lebih sempurna, dengan sasaran untuk meningkatkan kesejahteraan hidup manusia baik rohani maupun jasmani
A.Pembangunan fisik yaitu proses perubahan kondisi yang diwujudkan dalam bentuk material yang nyata,yang bertujuan untuk memenuhi kebutuhan manusia dalam usaha meningkatkan kesejahteraan umat manusia. Misalnya pembangunan sarana transportasi,komunikasi dll.
B.Pembangunan non fisik yaitu prses perubahan yang diwujudka dalam bentuk non material yang bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan hidup manusia baik lahir maupun batin . misalnya :
Koperasi Kredit masuk ke Indonesia pada saat kondisi perekonomian baru mulai pulih dari kondisi inflasi. Dapat dimengerti bahwa perekonomian di daerah pedesaan masih sangat rendah. Karena itu para pemerhati ekonomi masyarakat memilih bentuk Kopdit sebagai salah satu upaya membangun ekonomi.
Bila anggota masyarakat dapat bergabung dalam Koperasi Kredit maka peluang untuk mengumpulkan modal melalui simpanan yang dapat dipakai membangun ekonominya. Koperasi Kredit diyakini dapat membantu masyarakat menghimpun dana untuk membangunkebutuhan yang diarahkan pada pembangunan masyarakat. Keberhasialan pembangunan dinegara maju yang credit unionnya telah maju dapat menjadi contoh akan keberhasilan Kopdit membangun masyarakat.
Koperasi Kredit bukan hanya sekedar mengumpulkan uang dan meminjamkan kepada anggotanya untuk memperoleh keuntungan , namun kehadiran Kopdit lebih dari itu yaitu berusaha untuk mengangkat,meningkatkanharkat hidup anggota dan masyarakatnya sebagai makhluk luhur yang diciptakan oleh Tuhan Yang Maha Esa. Karena itu Kopdit terpanggil untuk meningkatkan harkat hidup anggotanya dengan saling melayani dalam PELAYANAN simpan pinjam yang berlandaskan pada saling percaya dan kerja sama antar sesama anggota,pengurus dan pengawas.
Melalui Koperasi Kredit pembangunan non fisik mendapat perhatian yang besar
2.1 Pembangunan Harkat dan Martabat
Bukan Rahasia lagi banyak anggota masyarakat Indonesia yang terlilit hutang . Kehidupan mereka serba dikejar kejar huatang sehingga merasa rendah diri . Harga diri turun apalagi bila berkali kali mencari pinjaman termasuk ke tetangga
Dengan menjadi anggota Kopdit ,anggota tidak merasa rendah diri, sebaliknya menjadi percaya diri karena mempunyai sumber modal “resmi” yang akan melayaninya dan dimiliki sendiri
Demikian pula kalau anggota meminjam, anggota dipercaya oleh pengurus dan anggta lain yang memegang dan memanfaatkan uang Kopdit
2.2 Pembangnan Sikap
Koperasi Kredit mempunyai Motto :”Simpan Secara Teratur, Pinjam dengan Bijaksana, Setia Mengansur”. Motto itu mencerminkan pembangunan sikap untuk mempunyai kebiasaan menabung, penuh perhitungan memanfaatkan uang dan menyadari tanggung jawab untuk mengembalikannya
2.3 Pembangunan Kerja Sama
Kerja sama bukanlah hal yang mudahapalagi melibatkan orang banyak. Menjadi anggota Koperasi Kredit berarti ikut terbiasa dengan aturan main yang mengatur kerja sama usahaoleh banyak orang.
2.4 Pembangunan Keorganisasaian Yang Demokratis
Dengan menjadi anggota Kopdit,anggota dibina untuk tunduk pada aturan main tetapi tetap menghargai hal hal demokrtais
Anggota dapat mengemukakan pendapat secara bebas malah memiliki hak untuk menjadi pengurus.
Dan apabila anggota dipiih menjadi Pengurus Kopdit,mereka dibina untuk mempuyai tanggung jawabdengan azas suka rela
2.5 Pembangunan sikap Menghargai Anggota mempunyai Hak yang Sama
Koperasi Kredit mengenal prinsip satu rang satu suara. Prinsip ini mencerminkan penghargaan Kopdit akan kesamaan derajat sesama manusia . Anggota masyarakat dianggap sama hak,kesempatan dan peranannya baik tua maupun muda ; laki laki atau perempuan.
3.TIGA PILAR KOPERASI KREDIT SEBAGAI ALAT PEMBANGUNAN
Dalam uasaha mewujudkan, mengangkat dan meningkatkan harkat hidup anggota dan masyarakat sekitarnya maka Kopdit memiliki 3 [ tiga ] pilar yang disebut dengan TRILOGI KOPERASI KREDIT yaitu :
–Pendidikan
–Setia kawan [ Solidaritas ]
–Swadaya
3.1 Pendidikan
Usaha utama kopdit dalam meningkatkan harkat hidup manusia yaitu lewat pendidikan anggota dengan tujuan agar anggota dapat mengerti peran serta, hak dan kewajiban sebagi anggota Kopdit, agar lebih rasinal bijaksana dalam mengatur keuangan rumah tangga dan usahanya serta mengetahui dan memahami laporan keuangan dan perkembangan kopdit. Kopdit dimulai dengan pendidikan, serta dikontrol oeh pendidikan
Pengetahuan dan ketrampilan anggota kopdit baik pria dan wanita sangat dibutuhkan dalam pengembangan Koperasi kredit.
3.2 Setiakawanan [ solidritas ]
Koperasi Kredit bukan sekedar menghimpun simpanan dan memberi kredit [pinjaman ] dari dan kepada anggota namun yang paling diutamakan adalah bagaimanasetiap anggota Kopdit memperhatikan kepantingan kelompok dari pada kepentingan sendiri. Sebagai anggota Kopdit selalu memotivasi agar tidak memikirkan dirinya sendiri melainkan harus saling melayani. Dalam setiap agama apapun di dunia ini selalu diungkapkan penekanan persaudaraan antar sesama manusia.
Karena itu setiap anggota Kopdit harus selalu ingat akan kewajibannya antara lain menyimpan dengan teratur simpanan wajibnya serta mengangsur pinjamannya dengan tertib sehingga anggota anggota lain mendapat kesempatan untuk memeperoleh pinjaman.
Untuk mendukung usaha ini maka partisipasi anggota baik pria maupun wanita sangat diharapkan,dengan cara menabung di Kopdit sebanyak banyaknya dan harus dihindari menabung dilembaga keuangan lain.
Meningkatkan keswadayaan berarti mengangkat harkat hidup manusia karena tidak harus meminta minta kepada orang alain untuk membiayai operasional. Dan apabia kopdit terpaksa membutuhkan dana maka harus melelui cara yang wajar, dalam hal ini Kopdit memiliki kedudukan yang sejajar dengan pemilik dana. Untuk mendukung keswadayaan ini, maka diperlukan pilar pilar lain yaitu PENDIDIKAN DAN SOLIDARITAS sehingga meningkatkan pengetahuan dan ketrampilan,serta memperkokoh persatuan dan kerja sama sesama anggota Kopdit/ Badan Usaha.
Pembangunan manusia dalam Kopdit tidak membedakan pria dan wanita. Namun kaum wanita anggota Kopdit belum begitu besar dalam kepengurusan. Hal ini karenapengaruh peran kaum wanita di INDONESIA yang secara nasional masih ketinggalan dengan kaum pria. Karena itu peningkatan kaum wanita perlu mendapat perhatian lebih sungguh sungguh.
MEMINJAM . Anggota mendapat pinjaman dari Kopdit berdasarkan jaminan watak ini suatu nilai manusia yaitu mendapatkan kepercayaan dari Kopdit . Ia merasakan kepercayaan yang begitu besar yang ia peroleh dari kelompoknyadalam Kopdit.
PEMBANGUNAN MANUSIA adalah pembangunan diri oleh dirinya sendiri dalam kebersamaan dengan anggta anggota lainnya,mealui Kopdit sebagai tempat” sekolah” para anggota diberi kesempatan untuk mengembangkan bakat bakatnya,ketrampilannya,dan kepandiannya melalui praktek memecahkan masalah yang dihadapi sehari hari, seperti masalah pangan ,perumahan, pendidikan,kesehatan,dan usaha usaha produktif.
Kopdit mengajarkan para anggotanya”berjalan”bersama sama dengan kawan kawannya,menghimpun kemampuan kemampuan mereka dengan tujuan membangun nilai nilai manusia dalam mencapai kemajuan ekonominya.
Dalam membangun Kopditnya anggota perlu menyadri bahwa pertumbuhan Kopdit membutuhkan waktu karena Kopdit tidak diperkenankan menerima bantuan dari luar yang berupa modal untuk dipinjamkan nkepada anggota. Kopdit harus menciptakan dan membangun mdal atas kekuatan sendiri . Itu memang memerlukan waktu. Namun dalam diri anggota akan tumbuh penertian dan penyadaran diri,nilai uang,penghematan dan sebagainya. Modal yang yang cepat besar bukanlah pengganti nilai manusia yang bibutuhkan untuk memupuk uang.
Kemalasan, kepasifanuntuk berpikir,mengubah sikap hidup,kurang memperhatiakan dan menganggap ada hambatan hambatan lain yang timbul dari segi segi : kebudayaan, golongan dan perbedaan sosial ekonomi
pembangunan manusia hanya dapat terjadi melalui pendidikan dan motivasi yang terus menerus. Kopdit mempunyai sasaran pokok,mengembangkan nilai nilai manusia,bukan hanya eknomi,dan manusia akan berkembang jika kepada manusia di beri kesempatan untuk belajar ,merencanakan,kemudian merka sendiri untik mengubah segala sesuatunya untuk kepentingan mereka dan masyarakat dimana mereka berada.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar